Halaman

Minggu, 22 November 2015

Teknik Pemasangan Penangkal Petir di Rumah Anda

Jaman sekarang ini cuaca sudah tidak menentu dan bisa berubah sewaktu waktu, kadang panas lalu hujan bahkan sebaliknya. Ketika akan datang hujan biasanya akan disertai petir yang menyambar nyambar, bila anda memiliki rumah bertingkat atau lebih tinggi dari tetangga anda hal ini patut diwaspadai karena petir bisa menyambar rumah anda terutama di bagian antena atau parabola TV yang terpasang di bagian atap rumah anda dan pastinya akan sangat berbahaya karena selain merusak alat alat elektronik rumah tangga anda, juga dapat menyebabkan konsletting dan ledakan yang akhirnya menjadi sebuah bencana kebakaran. Anda tidak ingin khan kejadian tersebut akan menimpa anda dan keluarga nantinya??? untuk menghindari hal tersebut alangkah baiknya jika anda memasang alat penangkal petir di bagian atap rumah anda untuk meminimalkan resiko petir menyambar dirumah anda.
Anda bisa memanggil bantuan tukang bangunan untuk pemasangannya dirumah anda, tapi jika anda ingin tahu secara teknik pemasangan alat penangkal petir yang benar, berikut Tim Bali Paradise Property akan memberikan penjelasannya agar anda tidak salah dalam penerapannya.
- Hal pertama, Pemilihan bahan baku yang digunakan harus standart yang baik jangan menggunakan besi biasa tapi gunakanlah berbahan tembaga, mengapa harus tembaga karena selain sebagai konduktor atau penghantar yang baik tembaga juga anti korosi dan anti karat ketimbang besi, oleh karena itu dalam pemilihan kabel grounding dan grounding road nantinya usahakan berbahan tembaga.
- Hal Kedua, yang harus dilakukan adalah memilih / menentukan titik titik yang akan dipasang alat penangkal petir dan usahakan pemasangannya lebih dari 1 titik agar amannya serta usahakan juga jarak antara titik satu dengan titik lainnya agak berjauhan minimal berjarak 5 meter, anda perlu ketahui 1 Titik pemasangan alat penangkal petir bisa menangkal petir sejauh radius 5 - 10 meter. Karena petir bisa menyambar ditempat yang tidak kita duga, jadi kami sarankan anda memasang 2 titik yakni 1 titik dibagian atap depan rumah yang satunya lagi dibagian atap belakang rumah.
- Hal Ketiga, selanjutnya adalah menentukan lokasi tanahnya yang akan digunakan untuk menanam kabel grounding dan grounding roadnya. Hindari lokasi tanah yang berbatu atau berpasir karena akan menghambat proses pengaliran energi listrik dari petir kedalam tanah nantinya, dan juga usahakan dalam pemasangannya antara penangkal petir dan kabel sampai ke tanah harus tegak lurus jangan menikung atau berbelok belok.
- Hal Keempat, setelah perencanaan matang maka anda bisa segera memasang alat penangkal petirnya ditempat yang telah ditentukan beserta pemasangan kabel groundingnya ke tanah, sebelum anda menanam grounding road galilah tanah sampai kedalaman 50 cm setelah itu tancapkan sampai kedalaman tersebut jika dirasa susah masuk untuk menanamkannya anda bisa menggunakan palu untuk memukulnya masuk kedalam tanah.
- Hal Kelima, menempelkan kabel grounding dengan grounding roadnya dengan cara mengelasnya, sebelum dilas bagian ujung dengan ujung bisa dibersihkan terlebih dahulu agar sempurna menempelnya dan tidak miss sewaktu petir menyambar nantinya dengan cara menyikatnya dengan sikat kawat besi setelah itu baru di las secara merata.
- Hal Keenam, Tanamlah kabel grounding tadi dikedalaman 50cm serta diberi tanda agar memudahkan dalam mencari atau mengamankannya nanti jika dirasa perlu diperbaiki atau dibongkar lagi. Setelah semua hal diatas telah dilakukan maka alat penangkal petir tesebut telah siap digunakan dirumah anda.
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com